Tuesday, August 8, 2017

Pendapatan Kecil, Jangan Takut, Berikut Tips Mengelola Pendapatan di Bawah 5 Juta

Cara Mengelola Pendapatan di Bawah 5 Juta - Hal paling sulit yang paling sering dialami oleh pelaku perjuangan pemula yaitu mengatur atau mengelola pendapatan yang masih cukup terbatas yaitu masih kurang dari angka 5 juta rupiah.


Sulitnya melaksanakan pengelolaan keuangan ini bahkan terkadang membuat banyak pelaku perjuangan stress dan kehilangan arah dan pada risikonya harus terjebak pada pengeluaran yang menguras seluruh pendapatan. Kita tentu tidak ingin hal itu terjadi bukan?

Jika kita tidak ingin menghadapi problem ibarat itu dan bisa bertahan dalam posisi pendapatan rendah sesungguhnya caranya sederhana dan tidak rumit. Yang perlu kita lakukan yaitu menempatkan skala prioritas untuk aneka macam pengeluaran yang biasa kita lakukan.

Artinya kita menetapkan skala prioritas untuk aneka macam pengeluaran, kita pilih mana paling kita butuhkan terlebih dahulu untuk dipenuhi. Dengan begitu pengeluaran dari pendapatan yang pas-pasan tersebut akan lebih efektif.

Dalam menggunakan skala prioritas tersebut hendaknya kita juga tidak hanya berpedoman pada apa yang kita inginkan.

Kita harus bisa membedakan antara kebutuhan dan impian sebab pada prinsipnya kebutuhanlah yang harus kita prioritaskan terlebih dahulu. Lalu bagaimana cara mengelola pendapatan di bawah 5 juta dengan skala prioritas tersebut?

Dalam melaksanakan pengelolaan tersebut ada kebutuhan-kebutuhan pokok yang harus kita penuhi terlebih dahulu gres setelah itu kebutuhan lainnya. Kebutuhan tersebut masuk dalam anggaran kebutuhan keluarga. Beberapa anggaran rumah tangga yang harus diprioritaskan alokasinya yaitu sebagai berikut!

1) Tabungan untuk kebutuhan masa depan
2) Cicilan utang (jika ada)
3) Premi asuransi
4) Kebutuhan hidup sehari-hari

Dari skala prioritas pemenuhan kebutuhan di atas terperinci sekali terlihat bahwa tabungan menempati skala prioritas paling tinggi dan bukan kebutuhan hidup sehari-hari. Hal ini sangat berbeda dengan gaya atau kebiasaan yang dilakukan banyak orang.

Umumnya kebutuhan sehari-harilah yang menjadi nomor satu. Alasannya yaitu kebutuhan masa depan merupakan kebutuhan yang sangat vital dan jumlahnya pun cukup banyak, ada kebutuhan untuk pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya. 

Maka dari itu mulai dari sekarang, meski dengan pendapatan di bawah 5jt kita harus mulai menabung. Menabung untuk kebutuhan masa depan hendaknya minimal 30 persen dari pendapatan setiap bulan.

Selain memiliki 30% tabungan hendaknya kita juga menyisihkan sebagian pendapatan tersebut untuk investasi. Salah satunya yaitu dengan berinvestasi di pasar modal yakni dengan membeli produk-produk reksa dana yang dikala ini sudah sangat terjangkau.

Kebutuhan lain yang harus masuk dalam skala prioritas yaitu cicilan hutang. Dalam skala prioritas, cicilan hutang ini juga merupakan salah satu kebutuhan yang harus kita ambil pribadi dari pendapatan yang kita miliki.

Ini merupakan salah satu kebutuhan penting dan bisa disetarakan dengan kebutuhan hidup sehari-hari. Jika kita disiplin dalam mengelola cicilan hutang maka kita tidak akan pernah terjebak dalam jebakan hutang yang melilit. 

Hal berikutnya yang bisa diprioritaskan yaitu premi asuransi. Premi asuransi ini juga merupakan bentuk tabungan yang fungsinya cukup penting. Baru setelah itu prioritas berikutnya yaitu kebutuhan hidup sehari-hari mulai dari makan, pakaian, liburan dan lain sebagainya.

Untuk problem liburan sendiri hendaknya kita lakukan satu kali dalam satu tahun biar tidak membebani keuangan, dengan begitu kita bisa menabung untuk liburan tersebut.

Inti dari cara mudah untuk mengelola pendapatan di bawah 5 juta ini yaitu dengan menggunakan skala prioritas dimana kita akan mendahulukan aneka macam hal yang merupakan kebutuhan dan bukan keinginan.

Kebutuhan yang dipenuhi dari pendapatan tersebut pun sebaiknya di urutkan dari yang paling butuh hingga pada yang tingkat kebutuhannya kecil. Itu saja, mudah-mudahan artikel wirausaha kali ini berkenan dan bermanfaat bagi kita semua.