Monday, July 24, 2017

Usaha Makanan Keliling, Mana yang Lebih Untung, Pedagang atau Bos Juragannya?

Peluang Usaha Makanan Keliling - Tidak bisa dipungkiri bahwa konsumen membutuhkan pelayanan terbaik yang bisa memanjakan dan mempermudah proses belanja. Ini membuat layanan antar ke rumah menjadi bab yang cukup penting dalam dunia usaha.

Usaha Makanan Keliling
Foto: Ilustrasi pedagang keliling/aldoartphotograp
Berkaitan dengan itu lalu apakah usaha makanan keliling bisa menunjukkan kita peluang keberhasilan? Apakah perjuangan tersebut cukup mengagumkan untuk dijadikan sebuah urusan ekonomi yang bisa menghasilkan pundi-pundi keuntungan yang besar?

Jelas sekali memang bahwa perjuangan makanan keliling menunjukkan pelayanan khusus bagi mereka yang ingin menerima santapan tanpa harus bersusah payah meninggalkan rumah.

Tapi kalau kita berbicara mengenai bagaimana peluang perjuangan makanan keliling tersebut tentu ada banyak faktor yang harus dikaji lebih dalam.

Sebuah perjuangan tidak serta merta menjadi berpotensi dan menjanjikan hanya dengan pemberian pelayanan saja, masih ada kualitas produk yang harus diperhatikan dan banyak sekali aspek lain yang juga sangat menentukan.

Usaha makanan keliling ialah perjuangan dagang makanan siap saji yang dilakukan dengan berkeliling dari satu daerah ke daerah lain. Usaha ini tidak mengandalkan atau menunggu konsumen tetapi menjemput konsumen yang membutuhkan produk makanan yang dijual.

Dengan begitu perjuangan ini memiliki keuntungan bisa menjemput pasar atau konsumen namun demikian ada keterbatasan yang juga dapat menghalangi banyaknya penjualan yang bisa di dapat. Sebelum lebih jauh, mari simak juga:

1) Peluang perjuangan makanan ringan unik
2) Peluang perjuangan makanan dan minuman
3) Peluang perjuangan makanan dengan modal kecil
4) Peluang perjuangan makanan 2012
5) Peluang perjuangan makanan 2013
6) Peluang perjuangan makanan tradisional
7) Peluang perjuangan makanan gorengan
8) Peluang perjuangan makanan 2014

Memasarkan jenis makanan dengan berkeliling dari satu lokasi ke lokasi lain tentu membuat produk yang bisa di jual sekali jalan sangatlah terbatas. Banyaknya produk yang bisa dijual tersebut hanya sebanyak kekuatan alat transportasi yang digunakan untuk berkeliling.

Misalnya, pedagang bakso keliling hanya bisa membawa produk sebanyak yang bisa di bawa oleh gerobak bakso yang digunakan.

Meski begitu jenis perjuangan ini juga bisa menunjukkan penghasilan yang cukup baik, bisa di atas tiga juga perbulan tapi masih dipotong biaya produksi. Misalnya saja perhitungan kotor untuk perjuangan bakso keliling yang harganya Rp. 5.000 / mangkuk.

Jika terjual 20 mangkuk maka sudah menerima seratur ribu, kalau dikalikan selama satu bulan bisa mencapai + Rp. 3 juta, itu hanya gambaran kotor saja, bisa lebih dan bisa saja kurang.

Kalau dilihat dari gambaran bernafsu tersebut maka dapat di katakan bahwa perjuangan ini untuk dijalankan secara individu memang kurang begitu berpotensi, pasalnya cakupan dan kemampuan satu orang dalam melayani konsumen sangatlah terbatas.

Lalu bagaimana kalau kita berminat untuk menjalankan perjuangan keliling, apakah kita harus berhenti dan mencari ide lain saja? Tentu tidak harus begitu juga, meski secara individu perjuangan ini akan menghasilkan keuntungan yang terbatas namun bagaimana kalau beberapa pedagang keliling dijadikan satu sekaligus?

Singkatnya peluang menjanjikan yang dimiliki jenis perjuangan ibarat ini ialah menjadi bos atau juragan-nya. Makara kalau hendak membuka perjuangan di bidang ini maka kita buka saja perjuangan juragan makanan keliling.

Misalnya kita bisa membuka perjuangan bakso keliling dengan mempekerjakan orang lain sebagai pedagang kelilingnya, bukan kita yang menjadi pedagang langsung. Kalau ibarat itu gres bisa disebut sebagai perjuangan yang potensinya bisa lebih besar dari sekedar bekerja menjadi pedagang makanan keliling, benar bukan?

Kalau untuk menjadi juragan perjuangan makanan keliling ibarat itu tentu kita bisa menerima potensi yang lebih besar. Sebut saja kalau satu orang bisa menghasilkan rata-rata 3 juta per bulan. Maka kalau ada 5 pedagang kita bisa menerima penghasilan 15 juta per bulan.

Tinggal kita hitung saja dengan biaya produksi yang diperlukan maka kita akan tahu seberapa besar potensi laba yang bisa di raih dengan menjalankan perjuangan ini. Bagaimana, menarik bukan?

Meski secara sekilas dapat dikatakan bahwa perjuangan ibarat itu cukup menjanjikan namun semuanya masih tergantung pada banyak faktor. Jika kita memang berniat menjalankan perjuangan ibarat ini maka sebaiknya kita analisa lebih dalam terlebih dahulu.

Lakukan analisa mengenai bagaimana prospek perjuangan ini berkaitan dengan lokasi yang dibidik. Karena, ibarat kita tahu peluang perjuangan akan tergantung pada seruan pasar, sarana prasarana, kemampuan manajemen, permodalan, kondisi persaingan dan beberapa aspek lain.

Itulah sedikit untuk pembahasan kita kali ini mengenai peluang perjuangan jual makanan keliling, biar bisa menjadi materi ide dan ide kita semua. Jangan lupa untuk menyempatkan diri membaca beberapa peluang lain yang sudah di baha sebelumnya melalui artikel perjuangan di bawah ini.