Sunday, July 23, 2017

Bisnis di Bidang Investasi, Peluang Bagus Kerja Santai Penghasilan Lancar?

Peluang Bisnis di Bidang Investasi - Kalau di hitung-hitung memang aneka macam peluang untuk menerima uang dari sebuah usaha. Masing-masing perjuangan tersebut memiliki kapasitas dan prospek sendiri-sendiri yang tentunya dipengaruhi oleh banyak faktor. 

Gambaran Peluang Bisnis di Bidang Investasi

Begitu juga dengan peluang urusan ekonomi di bidang investasi. Sebuah pertanyaan sederhana mungkin saja muncul, "apakah investasi mampu dijadikan bisnis?" Memang, ada investasi yang mampu dijadikan urusan ekonomi atau lahan usaha.

Tetapi ada juga yang sifatnya kurang begitu cocok untuk dikatakan sebagai urusan ekonomi atau pun usaha. Kali ini kita akan membahas lebih jauh mengenai gambaran untuk peluang urusan ekonomi di bidang investasi. Penasaran, mari kita simak ulasannya berikut!

Sebelum kita lebih jauh membahas mengenai peluang dengan melaksanakan investasi mari kita bahas terlebih dahulu sedikit mengenai pengertian investasi atau definisi investasi. Secara sederhana dapat di katakan bahwa "investasi yaitu penanaman modal yang mampu berupa barang maupun uang dalam jangka panjang untuk menerima keuntungan finansial".

Dari pengertian di atas dapat kita ketahui bahwa tujuan investasi yaitu untuk menerima keuntungan sama menyerupai ketika kita membuka sebuah urusan ekonomi atau usaha. Lalu, apakah semudah itu Gambaran Peluang Bisnis di Bidang Investasi, Kerja Santai Penghasilan Lancar?

Maka dari itu dapat juga kita katakan bahwa investasi ini mampu disamakan dengan sebuah perjuangan atau pekerjaan atau bisnis. Di negara kita ada beberapa jenis-jenis investasi populer yang banyak digeluti di masyarakat. Beberapa bentuk atau jenis investasi tersebut yaitu sebagai berikut:

1. Tabungan
2. Deposito
3. Saham
4. Asuransi
5. Obligasi Ritel Negara (ORI)
6. Reksadana
7. Forex (trading mata uang asing)

Nah, untuk lebih terang mengenai bagaimana jenis-jenis investasi di atas maka berikut mari kita lihat lebih bersahabat mengenai perbandingan Tabungan, Deposito, Saham, Asuransi, ORI , Reksadana, Forex dan juga Zakat. Berikut perbandingan selengkapnya dari masing-masing investasi tersebut!

A. Untuk Bunga
  • Tabungan menghasilkan Bunga 9.00% per tahun
  • Deposito menghasilkan Bunga 5,91% per tahun
  • Saham menghasilkan 1-100% per capital gain
  • Asuransi menghasilkan bunga rata-rata 5 % per tahun (gak jauh beda dgn deposito)
  • ORI menghasilkan 9,5% per tahun (potong pajak 20%, jadi tinggal 7,5% per tahun)
  • Reksadana Saham 18 % per tahun, Reksadana Campuran 12 % per tahun, Reksadana Pasar Uang 7 % per tahun
  • Forex menghasilkan bunga 1-100% per capital gain

B. Untuk Tingkat Resiko
  • Tabungan, tergantung rasio antara kredit dan debit bank tersebut. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hanya menjamin maksimum sebesar Rp 100 juta per nasabah per bank. Lebih dari itu sisa simpanannya akan dibayarkan dari hasil likuidasi bank tersebut. Low Risk!
  • Deposito resikonya sama dengan tabungan. Low Risk!
  • Saham resikonya tergantung pada Stabilitas Makro ekonomi dan Global. High Risk!
  • Asuransi resikonya sama dengan tabungan. Low Risk!
  • ORI resikonya ditanggung pemerintah. Kalau Pemerintahnya tiba-tiba berperang, nilainya akan anjlok drastis. Low Risk!
  • Reksadana resikonya ditanggung Manajer investasi, uangnya diputar lagi di saham dan forex. Medium Risk!
  • Forex resikonya tergantung pada Stabilitas Ekonomi Global. High Risk!

Jika kita mempunyai dana sebesar Rp 400 Juta, maka dengan tabungan kita akan menerima dana embel-embel pertahun sebesar 400 Juta + (400 juta x 9%) = 436 Juta. Kaprikornus kita akan menerima embel-embel dana sebesar sembilan persen dari total tabungan kita yaitu sekitar 36 juta dengan total tabungan kita seluruhnya sebesar Rp. 436 juta.

Sedangkan bila kita menggunakan deposito, maka kita akan menerima dana embel-embel pertahunnya sebesar 400 juta + (400 juta x 5.91%) = 423 Juta dan bila menggunakan ORI, kita akan menerima dana embel-embel pertahunnya sebesar 400 juta + (400 juta x 7,5 %) = 430 juta. 

Jika kita mempunyai dana sebesar Rp 400 Juta yang kita investasikan di reksadana, maka kita akan menerima dana embel-embel dengan asumsi diambil bunga tertinggi yaitu 18% pertahun, akan didapat embel-embel 400 juta + (400 juta x 18%) = 472 juta. Sedangkan untuk forex dan saham, kita akan menerima dana embel-embel pertahunnya didapat 400 juta + (400 juta x100%) = 800 juta.
    Jelas sekali dari gosip di atas bahwa dari kelima investasi diatas, dapat dilihat bahwa Forex dan Saham memiliki keunggulan yang lebih dibandingkan dengan yang lain. Meski demikian terang untuk sisi kelebihannya Forex mempunyai yang lebih dibandingkan dengan Saham, dan dapat dilihat dibagian Forex VS Saham di bawah setelah penjelasan Sistem Banker dan Sistem Trading.

    Perlu diketahui, investasi Deposito, Asuransi, ORI, Reksadana, dan Tabungan menggunakan sistem yang dinamakan Sistem Banker yaitu: Menarik Uang Dari Masyarakat--> Di Tradingkan di Dalam Bank--> 30 - ....% dari Trading di Bank Sebulan --> Uang Masyarakat diberikan bunga 7-10% Saja Dalam Sebulan.

    Sedangkan sistem untuk Forex dinamakan Sistem Trading yaitu: Menggunakan Uang Masyarakat (Sendiri) --> Di Tradingkan Sendiri --> 30 - 50% dari Trading Sendiri dalam Sebulan ---> Uang Masyarakat untuk Trading sendiri tetap sama 30 - ...% Tetap sama Dalam Sebulan.

    Dari paparan gosip di atas, terang bahwa Investasi yang paling menguntungkan dari Investasi yang ada di Indonesia yaitu Forex. Dan dapat kita simpulkan juga bahwa peluang urusan ekonomi di bidang investasi juga merupakan peluang yang cukup menjanjikan khususnya di bidang forex tersebut.

    Penjelasan di atas dapat menjadi gambaran bagaimana peluang yang kita miliki bila kita lebih membidik bidang investasi untuk menerima penghasilan. Namun begitu, investasi ini juga bukan sebuah perjuangan atau urusan ekonomi yang tidak ada resiko nya.

    Kaprikornus bila kita memang berniat untuk melaksanakan investasi alangkah baiknya kita mempelajari lebih lanjut mengenai bagaimana seluk-beluk investasi mulai dari cara investasi, kelebihan dan kelemahan investasi hingga pada hambatan dan kendala dalam investasi. Itu saja sedikit gambaran kali ini biar mampu menjadi materi wangsit dan pertimbangan kita semua.

    Refensi:
    http://investasisantai.weebly.com/