Friday, July 14, 2017

Analisis SWOT Sebelum Memulai Usaha, Dasar biar Bisnis Sukses

Analisis SWOT Sebelum Memulai Usahaanalisis SWOT yaitu salah satu poin perencanaan yang harus dilakukan sebelum memulai sebuah usaha. SWOT sendiri yaitu abreviasi dari strenght, weaknesses, opportunities and Threats yang dalam bahasa Indonesia artinya kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. 
Banyak Jenis Usaha Modern yang Bagus Saat ini, Temukan Segara yang Sesuai di Sini!

Jelas sekali bahwa dalam analisis ini kita akan melaksanakan sebuah analisa untuk mengetahui ke empat faktor penting tersebut sebelum memulai sebuah usaha.

Jelas sekali bahwa melaksanakan analisis swot ini sangat penting untuk dilakukan sebelum membuka usaha. Karena tanpa mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan bahaya yang akan dihadapi seorang pelaku perjuangan sama saja berjalan tanpa pemandu. 

Dengan mengetahui kekuatan kita, kelemahan kita, peluang yang ada, dan bahaya yang mungkin dihadapi maka pelaku perjuangan akan lebih siap dalam menjalankan perjuangan yang dipilih. Untuk itulah analisis swot sebelum memulai perjuangan sangatlah penting untuk dilakukan.

Lalu bagaimana cara melaksanakan analisis swot tersebut, apa yang harus kita lakukan? Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hal itu maka sebaiknya kita pahami terlebih dahulu komponen swot analisis tersebut satu persatu. 

Agar lebih terang mari kita pahami terlebih dahulu arti dari masing-masing komponen swot analisis tersebut di bawah ini. Analisis SWOT (Strenght Weaknesses Opportunities and Threats).

1) Arti Strenght pada Analisis SWOT
Strenght sendiri artinya kekuatan. Maka pada Analisis SWOT pertama yang harus kita analisa yaitu untuk kekuatan perjuangan yang akan didirikan. Kekuatan disini bisa saja berasal dari mana saja, bisa dari dalam perjuangan tersebut atau bahkan dari pelaku perjuangan yang akan menjalankannya.

Dalam analisis ini maka kita harus memiliki kekuatan yang akan digunakan untuk mendirikan perjuangan yang dipilih. Pada dasarnya, kekuatan yang paling penting yang seharusnya dimiliki oleh pelaku perjuangan yang akan mendirikan perjuangan gres yaitu motivasi, modal, dan perencanaan yang matang. 

Namun begitu, selain kekuatan tersebut sebuah perjuangan yang akan dibuka juga harus memiliki kekuatan yang bisa menjadi senjata untuk memajukan perjuangan tersebut. 

Sebagai contoh, sebuah perjuangan yang akan didirikan memiliki kekuatan dalam hal service atau pelayanan, atau produk yang lebih baik dari yang lain.

Banyak kekuatan yang bisa dimiliki sebuah perjuangan untuk didirikan. Misalnya saja, selain yang di atas, fasilitas jangkauan tempat perjuangan juga bisa menjadi sebuah kekuatan perjuangan yang bisa dijadikan modal. 

Karena buat apa cari yang jauh jikalau ada yang lebih dekat, misalnya demikian. Berbagai keunggulan tersebut bisa menjadi kekuatan sebuah perjuangan yang pada hasilnya akan menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki.

2) Weaknesses pada Analisis SWOT
Weaknesses pada Analisis SWOT artinya kelemahan. Kaprikornus dalam analisis swot kita juga harus menganalisa bagaimana kelemahan yang dimiliki oleh perjuangan yang akan didirikan baik itu yang berasal dari dalam perjuangan tersebut maupun yang berasal dari diri kita sebagai pelaku usaha. Mengetahui kelemahan sebuah perjuangan tentu sangat penting untuk dilakukan.

Karena dengan mengetahui kelemahan yang ada tersebut maka seorang pelaku perjuangan bisa menjadikannya sebagai kekuatan. Artinya ke depan kelemahan tersebut bisa dengan lebih mudah untuk ditutupi dan diantisipasi semoga tidak menjadikan persoalan yang mengganggu kelancaran usaha.

Contoh kelemahan yang dimiliki sebuah perjuangan misalnya, persaingannya terlalu ketat, produknya terlalu umum, sumber modal terbatas, kemampuan manajerial yang minim dan lain sebagainya. 

Dalam seluruh sistem yang berkaitan dengan perjuangan yang akan kita buka harus kita cari tahu kelemahannya apa saja. Dengan begitu kelemahan ini nantinya bisa dicegah dan tidak akan menjadi sumber kendala dan hambatan usaha.

3) Opportunities pada SWOT Analisis
Opportunities artinya Peluang. Maka dalam swot analisis kita dituntut untuk menganalisa bagaimana peluang yang dimiliki oleh jenis perjuangan yang akan kita buka. Peluang yaitu kesempatan untuk bertanggungjawab penuh dalam setiap perjuangan apapun yang dilakukan. 

Dalam memulai usaha, peluang harus diperhitungkan secara matang. Jika anda tau kekuatan finansial anda, kelemahan anda, maka beralihlah kepada peluang anda. 

Peluang anda berada di celah yang mana, atau dalam hal apa. Misalnya, anda membuat perjuangan aneka kue, namun peluang besarnya keuntungan yaitu roti bakar, maka roti bakar inilah yang harus anda perkuat ordernya. 

Tentunya sebelum mengenal peluang roti bakar ini, anda sudah harus tau kekuatan dan kelemahannya dibanding pengusaha kudapan manis yang lain di tempat anda.

4) Threats pada Analisis SWOT
Threats artinya bahaya yaitu hal-hal yang berkaitan dengan persoalan luar dan dalam. Masalah luar yaitu pesaing, lingkungan tempat berbisnis, atau barangkali tagihan-tagihan yang semakin membengkak. 

Sementara bahaya dari dalam yaitu diri sendiri, pekerja, atau bahkan dari keluarga. Ancaman disini maksudnya bukanlah mengancam hidup, akan tetapi bahaya yang menggerogoti kelancaran perjuangan dan urusan ekonomi yang dijalankan.

Jika ingin sukses, kelemahan dan bahaya merupakan dua hal yang harus diantisipasi, namun bukan berarti kita harus menjadi orang yang pelit dan serba hitungan. Bukan begitu maksudnya. Ancaman dan kelemahan seharusnya menjadi pemicu untuk menjadi lebih baik.

Kalau melihat penjelasan di atas maka terang sekali cara analisis swot yang harus kita lakukan sebelum mendirikan sebuah usaha. Intinya yaitu cara analisis swot perjuangan yaitu untuk menganalisis atau mengetahui lebih jauh mengenai kekuatan, kelemahan, peluang, 

dan bahaya yang berkaitan dengan perjuangan apapun yang dipilih. Satu persatu dari hal di atas harus kita analisa secara objektif dan kita pahami dengan baik semoga bisa menjadi aliran dan contoh untuk tindakan lain yang dibutuhkan.

Dalam melaksanakan analisis tersebut hendaknya juga dilakukan secara kasatmata sesuai dengan fakta terbaru yang ada alasannya hasil analisis yang dilakukan jauh-jauh hari bisa saja berbeda dengan kenyataan yang ada sekarang. Maka dari itu harus diperhatikan juga persoalan aktualitas analisis tersebut.