Friday, June 30, 2017

Analisa Peluang dan Simulasi Perhitungan Modal Bisnis Warteg

Peluang Bisnis Warteg – pernah mendengar dongeng sukses pengusaha warteg yang hingga memiliki rumah-rumah mewah bukan? Ya, urusan ekonomi warteg (warung tegal) memang merupakan salah satu urusan ekonomi yang mampu dikatakan sekelas dengan urusan ekonomi restoran dengan keuntungan yang lumayan. 

Peluang Bisnis Warteg Menjanjikan Makara Jutawan

Bisnis ini umumnya memiliki peluang yang cukup cantik untuk dijalankan khususnya dilokasi-lokasi tempat yang ramai. Bisnis ini hampir sama dengan jenis urusan ekonomi warung atau toko mie rebus yang menyasar konsumen dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah.

Meski secara umum urusan ekonomi ini cukup cantik untuk digeluti namun jikalau ingin mencoba menjalankan atau membuka urusan ekonomi ini maka sebaiknya kita analisa lebih jauh bagaimana peluang yang ada sesuai dengan kawasan yang akan dipilih. Karena peluang atau prospek perjuangan atau urusan ekonomi ini akan dipengaruhi oleh lokasi yang digunakan.

Untuk mengetahui seberapa jauh gambaran urusan ekonomi ini hendaknya kita mempelajari beberapa aspek yang eksklusif berkaitan dengan urusan ekonomi ini. 

Beberapa hal tersebut merupakan aspek yang akan menentukan cantik tidaknya peluang secara lebih spesifik. Aspek atau hal yang perlu di analisa untuk menerima kejelasan mengenai urusan ekonomi ini yaitu antara lain sebagai berikut.

1) Lokasi urusan ekonomi yang akan dipilih
2) Kondisi masyarakat dan permintaan
3) Kondisi persaingan

Setidaknya tiga hal di atas harus di analisa lebih jauh untuk mengukur tingkat peluang yang dimiliki oleh urusan ekonomi ini. Pertama mengenai lokasi, urusan ekonomi ini akan memiliki prospek cantik jikalau dibuka di lokasi strategis yang ramai. 

Lokasi tersebut hendaknya ialah lokasi yang banyak terdapat karyawan yang tinggal di perumahan, pelajar atau mahasiswa yang kost dan jauh dari rumah, para pekerja yang sibuk namun memiliki keadaan keuangan yang kurang longgar sehingga banyak membutuhkan makanan yang murah, mengenyangkan dan sehat.

Lokasi-lokasi atau tempat yang ideal untuk mendirikan perjuangan ini misalnya di lingkungan kampus atau lingkungan sekolah yang banyak anak kos, lingkungan perusahaan atau perkebunan, sentra keramaian ibarat pasar dan sebagainya. 

Mengenai lokasi tersebut perlu juga dipertimbangkan mengenai akses-nya yaitu mudah tidaknya lokasi di jalan masuk dan lain sebagainya.

Kondisi masyarakat umum yang ada disekitar lokasi tersebut akan memperlihatkan gambaran bagaimana peluang urusan ekonomi ini. 

Seperti sudah dijelaskan di atas, urusan ekonomi ini akan lebih cocok jikalau dijalankan di lingkungan yang banyak membutuhkan jasa makanan atau kuliner murah meriah yang mengenyangkan. 

Dalam mempertimbangkan persoalan lokasi yang akan dipilih, kondisi masyarakat juga harus menjadi pertimbangan mendalam mengingat merekalah yang akan kita bidik menjadi konsumen.

Selain itu, peluang urusan ekonomi ini juga akan dipengaruhi oleh kondisi persaingan yang sudah ada. Maka dari itu perlu dilihat dan dipelajari bagaimana persaingan yang sudah ada. 

Kita perlu menelusuri lebih jauh bisnis-bisnis sejenis yang akan menjadi kompetitor untuk urusan ekonomi yang akan dijalankan tersebut. Kuat tidaknya persaingan nantinya juga akan mensugesti bagaimana potensi yang akan dimiliki.

Selebihnya kita juga perlu mengadakan analisa SWOT untuk mengetahui lebih jauh mengenai kelebihan, kelemahan dan juga hambatan urusan ekonomi yang mampu menghadang di kemudian hari. Dengan begitu hasil analisa mampu menjadi gambaran penentu apakah Peluang Bisnis Warteg ini benar-benar menjanjikan.

Lalu bagaimana dengan persoalan permodalan, biaya produksi sehari-hari dan proyeksi laba rugi dari urusan ekonomi ini? Untuk mengetahui persoalan tersebut berikut sudah disiapkan sebuah simulasi perhitungan BEP yang mampu kita gunakan sebagai gambaran. 

Simulasi perhitungan dan balik modal Bisnis Warteg
Modal awal

Peralatan makan
Rp. 200.000,-
Peralatan masak
Rp. 300.000,-
Kompor gas
Rp. 115.000,-
Meja dingklik etalase
Rp. 2.000.000,-
Bahan baku masakan
Rp. 300.000,-
Total modal awal
Rp. 2.915.000,-


Biaya produksi

Bahan baku masakan
Rp. 3.000.000,-
Transportasi dan listrik
Rp. 500.000,-
Total biaya produksi
Rp. 3.500.000,-


Asumsi pendapatan

Pendapatan harian @ Rp. 10.000 x 30 porsi
Rp. 9.000.000,-


Laba perbulan

Rp. 9.000.000 – Rp. 3.500.000
Rp. 5.500.000,-
Balik modal: Rp. 2.915.000 : Rp. 5.500.000
1 bulan
Perhitungan belum termasuk investasi tanah dan lokasi

Dari asumsi perhitungan di atas dapat kita lihat bahwa urusan ekonomi ini di asumsi kan jikalau berjalan dengan baik mampu balik modal dalam jangka waktu satu bulan saja. Dan yang menarik, dengan asumsi penjualan sebanyak 30 porsi perhari saja urusan ekonomi ini sudah mampu menghasilkan laba 5 jutaan lebih.

Hal ini memang menunjukkan bahwa peluang urusan ekonomi warteg ini memang cukup cantik dan menggiurkan bagi banyak pihak. Namun begitu analisa yang lebih mendalam tetap dibutuhkan sebelum menjalankan urusan ekonomi tersebut. Itu saja, biar pembahasan dan analisa urusan ekonomi warteg ini mampu bermanfaat.