Friday, May 12, 2017

Bisnis Rental PS 4 Apakah Menjanjikan atau Malah “Bunuh Diri”?


Sejak jaman dahulu bisnis rental PlayStation memang tidak ada matinya. Masih ingatkah Anda ketika sekitar 15-20 tahun yang lalu di seluruh kota-kota di Indonesia banyak bermunculan bisnis rental PlayStation 1. Lama berjalannya waktu giliran posisi PlayStation 1 digantikan dengan generasi PlayStation 2.

Sayangnya lama berganti waktu ternyata bisnis rental PlayStation 2 masih sanggup bertahan bahkan sampai saat ini. PlayStation 3 yang nyata-nyata lebih bagus grafisnya dianggap kurang populer meski ada saja penggemarnya.

Kebanyakan rental PS menyediakan beberapa unit PS 3 saja, dan masih lebih banyak PS 2. Dan kali ini kita sudah dimanjakan lagi saat Sony merilis PlayStation 4. Tampilan grafis luar biasa dan efek-efek ‘menggelegar’ bisa kita nikmati dalam PS 4 yang konon menjadi konsol terbaik bersaing dengan Xbox One.

Berbicara soal bisnis, kira-kira bagaimana peluang tentang bisnis rental PS 4? Ketika PS 3 sudah muncul ternyata PS 2 masih banyak diminati, apakah berarti tidak ada tempat bagi PS 4?


1. Survei Pasar


Sebelum benar-benar membuka bisnis rental PS 4 cobalah Anda melakukan survei pasar. Bagaimana respon penggemar game ketika mereka disodorkan PS 4. Apakah kebanyakan dari mereka memberi respon positif atau sebaliknya? Perlunya Anda turun langsung ke tempat game atau lebih bagus jika Anda sudah memiliki rental PS dan bertanya kepada pelanggan bagaimana pendapat mereka soal PS 4.

Sebagai contoh beberapa orang menganggap game sepakbola pada PS 3 kurang asyik dimainkan, seperti lambat bergerak. Aneh, padahal semakin bagus konsol semakin realistis gerakan dan grafisnya. Tetapi mungkin karena sudah lebih nyaman dengan PS 2 akhirnya menganggap PS 3 kurang bagus.

2. Beritahu Harga Sebelumnya


Setelah melakukan survei pasar dan mengetahui respon para gamer, yang perlu Anda lakukan lagi adalah memberi tahu harga soal rental PS 4 per-jam. Tentu berbeda antara PS 2, PS 3 dan PS4, semakin bagus semakin mahal. Ingat PS 4 adalah produk terbaru dan harga per-unitnya dapat digunakan untuk biaya makan selama dua bulan.

Bila harga umumnya PS 2 adalah Rp 2500 per-jam dan PS 3 Rp 5000 per-jam, maka harga PS 4 mungkin mencapai Rp 7000 sampai Rp 8000 per-jam. Apakah harga tersebut sudah terjangkau dan banyak disetujui atau memang terlampau mahal. Jika responden mengatakan harga tersebut terlalu mahal, lebih baik Anda pikir 7  kali untuk membuka rental PS 4.

3. Modal Anda Berapa?


Pertanyaan kami tentu cukup beralasan. PlayStation 4 harga per-unitnya secara resmi berkisar pada angka Rp 5 jutaan (Sumber: Lazada). Harga tersebut pun adalah versi yang termurah, karena versi lain dibanderol sekitar Rp 6 jutaan. Sanggupkah modal Anda untuk membeli PS 4 yang begitu mahal? Belum lagi kaset originalnya yang juga mahal, satu kaset berkisar Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu.

Jangan kaget pula ketika mengetahui kaset PS 4 Mortal Kombat X ternyata dibanderol dengan harga Rp 1.6 jutaan. Lain ceritanya bila Anda menggunakan kaset versi bajakan, harganya lebih murah namun resikonya akan ditanggung sendiri. Persiapan modal tentu harus banyak dan lebih matang.

4. Persiapkan dana Perawatan


Setiap barang elektronik tentu memerlukan perawatan. Belum lagi bila ada kerusakan tentu harus dilakukan perbaikan. Lihat di kota Anda apakah ada yang menjual spare part atau jasa service PS 4? Masalahnya hampir kebanyakan yang ada hanyalah jasa service dan penjualan spare part untuk PS 2 dan PS 3. Untuk PS 4 adalah teknologi terbaru sehingga mungkin masih belum banyak yang tahu menahu sistemnya.

5. Fasilitas Pendukung 


Percuma saja Anda memiliki PS 4 bila ternyata Anda masih menggunakan Televisi kuno, berukuran kecil misalnya. Kehebohan tampilan grafisnya tidak akan terlihat dengan bagus, atau mungkin tidak mendukung High Definition.

Pastinya Anda harus membeli lagi Televisi yang bisa mencapai jutaan untuk kompatibel dengan PS 4. Belum lagi dengan sistem audio dan fasilitas lain. Bisa-bisa satu PS 4 menghabiskan dana hingga Rp 10 juta beserta fasilitas pendukung.

Jadi sudah siapkah Anda dengan beberapa point diatas? Bisnis ini menjanjikan tetapi bila salah langkah sama saja bunuh diri.