Wednesday, May 31, 2017

Analisa Peluang Usaha Budidaya Pisang di Lahan Seluas 1 Ha Menguntungkan

Analisa Peluang Usaha Budidaya Pisang di Lahan Seluas 1 Ha Menguntungkan – duduk perkara yang banyak dialami oleh sebagian petani yakni tidak tahu dan tidak mampu melaksanakan analisa lebih jauh untuk jenis tanaman budidaya yang akan dikembangkan. Misalnya, ingin berkebun pisang tetapi ragu apakah mampu untung atau tidak.

Analisa Peluang Usaha Budidaya Pisang di Lahan Seluas 1 Ha Menguntungkan

Untuk menambah rujukan dalam memilih aneka macam komoditi perjuangan budidaya, kali ini kami akan mengajak anda untuk menganalisa dan menggali lebih rinci mengenai potensi dan peluang untuk pertanian pisang. Pada pembahasan ini kita akan menelusuri bagaimana gambaran dari perjuangan budidaya tersebut. 

Seperti kita tahu, pisang yakni salah satu buah yang banyak disukai alasannya rasanya yang manis dan manfaatnya yang banyak. Pisang menjadi salah satu buah dengan banyak variasi olahan. Biasanya, selain dikonsumsi langsung, pisang juga banyak dijadikan olehan. Yang paling umum misalnya di buat menjadi keripik pisang.

Secara sederhana, kalau dilihat di warung masih ada keripik pisang maka kebutuhan pisang masih akan selalu ada. Selain itu selama masyarakat masih suka makan pisang maka petani pisang masih dibutuhkan. 

Tetapi, jikalau kita berbicara mengenai usaha, tentu kita akan bertanya apakah perjuangan budidaya pisang ini mampu menghasilkan banyak uang dan membuat kita sukses atau tidak. Tidak mudah untuk menjawab hal itu alasannya kita harus melaksanakan analisa lebih jauh sebelum menyimpulkan. Untuk itulah pembahasan ini dibuat.

A) Investasi Awal

Lalu, bagaimana jikalau kita ingin berkebun pisang untuk usaha, apa yang harus kita lakukan terlebih dahulu? Kalau kita hendak berkebun pisang tentu kita harus menganalisa lebih dulu semua yang berafiliasi dengan perkebunan pisang yang akan dibuat. Analisa tersebut termasuk kebutuhan modal, analisa laba rugi dan angka-angka lainnya.

Untuk gambaran mari kita bicarakan dulu bagaimana investasi awal atau modal awal yang harus digunakan dalam perkebunan pisang ini. Untuk duduk perkara modal atau investasi awal ada beberapa hal yang akan dihitung yaitu sebagai berikut!

1) Persiapan
2) Pengukuran
3) Pelubangan Rp. 10.000/batang 
4) Bibit 
5) Penanaman

Modal yang dibutuhkan untuk aneka macam kebutuhan yang sudah disebutkan di atas mampu dikalkulasikan atau dihitung dengan jumlah uang. Dalam hal ini, mulai dari persiapan hingga penanaman, paling tidak investasi awal yang harus disiapkan yaitu Rp 10.000 per batang.

Perhitungan jumlah modal tersebut tidak termasuk persiapan lahan yaitu diantaranya penebangan pohon dan juga pembersihan lahan. Dengan angka yang didapat tersebut maka kita mampu memperkirakan modal yang diharapkan untuk sejumlah pohon yang akan ditanam.

B) Jumlah Populasi Per Satuan Luas

Selain angka dan perhitungan pada poin A di atas, kita juga harus mengetahui dan menghitung jumlah populasi tanaman per satuan luas yang akan ditanami. Dalam hal ini, untuk menanam pisang ada beberapa ketentuan yang mampu dijadikan teladan awal yaitu sebagai berikut!

Jarak tanam antar baris: 3 Meter
Jarak tanam dalam baris: 2 Meter
Jumlah per dapur: 3 Batang (Yang produksi, menyelang produksi, dan masa pertumbuhan)

Dari perhitungan jarak tersebut di atas maka kita dapat mengukur jumlah populasi yang akan ditanam dalam sebuah kebun. Sebagai contoh, jikalau ada lahan 1 Ha maka akan ditanami dengan berapa batang dan seterusnya. Untuk menghitung jumlah populasi tanaman pisang mampu menggunakan rumus di bawah ini.
Jadi, dari perhitungan yang sudah dilakukan di atas, dapat diketahui bahwa jumlah populasi per hektar lahan tanam yakni 5.000 batang. Untuk tanaman pisang, perlu diketahui juga bahwa jarak waktu produksi dengan masa tanam hingga panen yaitu 10 bulan. 

C) Analisa Hasil Produksi Tanaman Pisang

Sudah ada dua poin yang kita analisa, sekarang kita akan mencari tahu bagaimana analisa hasil produksi tanaman pisang yang ditanam dalam sebuah perkebunan. Perhitungan hasil produksi pisang yang ditanam dalam kebun tadi dihitung setelah produksi. 

Dengan luas lahan dan juga jumlah batang yang ditaman sesuai dengan perhitungan di awal, maka setelah produksi perkebunan pisang per bulan akan menunjukkan hasil sesuai perhitungan. Untuk menghitung hasil produksi, maka mampu digunakan rumus sebagai berikut!


Dengan menggunakan angka-angka yang sudah diperoleh atau sudah ada tadi, maka dapat diketahui hasil perhitungan produksi tanaman pisang yang didapat yaitu 8.333,3 Kg. Sampai disini sekarang kita sudah menerima gambaran hingga pada perkiraan hasil yang didapat dari perkebunan yang akan dibuat. 

D) Analisa Biaya Produksi 

Dalam persiapan budidaya perlu juga diketahui bagaimana biaya produksi yang perlu disiapkan untuk menjalankan perjuangan budidaya tanaman buah tersebut. Dalam hal ini akan dicari tahu atau dihitung seberapa besar jumlah biaya yang harus disiapkan.


Analisa biaya produksi ini tentu saja sangat penting untuk dilakukan. Dengan melaksanakan analisa tersebut maka petani dapat mengetahui gambaran berapa jumlah modal yang harus disiapkan untuk produksi pertanian tanaman pisang yang akan dibudidayakan. 

E) Analisa Omzet Hasil Pendapatan Per Bulan 
Perhitungan biaya perkebunan pisang selanjutnya yang harus dicari tahu yakni mengenai omzet atau pendapatan per bulan. Dengan asumsi perhitungan yang sudah ada di atas maka kita mampu merumuskan atau memperkirakan hasil yang didapat. 

Untuk analisa hasil atau omzet ini maka kita perlu tahu informasi harga pisang baik harga terendah, harga tertinggi dan juga harga standar di pasar. Sebagai asumsi perhitungan, kita akan menggunakan harga pisang per Kg antara harga terendah (Rp. 900) hingga harga tertingga (Rp. 2.500) dengan harga standar per Kg (Rp. 1.500).


Nah, dengan analisa ibarat di atas hasilnya petani mampu menerima gambaran mengenai hasil yang mampu didapat dengan menenam pisang. Tapi, perlu diingat bahwa angka yang didapat dari perhitungan tersebut hanya di atas kertas. 

Artinya, perhitungan omzet per bulan kebun pisang di atas hanya asumsi yang mampu saja tidak sesuai dengan keadaan yang bersama-sama saat anda bertani pisang. Karena pada hakekatnya, duduk perkara hasil tentu banyak faktor yang mempengaruhi. 

Selanjutnya, berapa laba yang mampu didapat dari budidaya pisang? Dari data yang sudah ada di atas maka analisa laba keuntungan mampu diasumsikan sebagai berikut! 


Bagaimana menurut anda, apakah perjuangan ini cukup cantik untuk dijalankan? Ya, setelah melaksanakan analisa dan perhitungan di atas maka mampu kita simpulkan bahwa peluang perjuangan budidaya pisang termasuk cukup baik. Budidaya tanaman pisang termasuk budidaya tanaman holtikultura (buah-buahan) dengan resiko cukup rendah.